DurfMSu0Qxmk2O77Srei8VZ6q4jtkNf1l2GZimEB
Bookmark

Investasi Jangka Pendek

Investasi Jangka Pendek

Investasi merupakan hal yang harus kamu mulai sedini mungkin baik itu Investasi Jangka Pendek maupun investasi jangka panjang. Bagi yang belum memahami investasi, investasi dilihat sebagai hal yang sulit untuk dilakukan karena biasanya investasi dianggap sebagai hal yang tidak pasti dan membutuhkan proses yang panjang. Padahal sebaliknya, jika kamu sudah memahami apa itu investasi, kenapa kita harus berinvestasi dan jenis investasi yang cocok untuk kamu maka kamu pasti akan langsung mencoba investasi.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya mereka yang baru dan ingin belajar investasi ini pastinya masih takut dengan risiko panjangnya periode investasi yang biasanya ditetapkan pada suatu investment. Untuk itu kamu yang baru ingin mengenal dunia investasi lebih dalam, mulai dulu dari investasi-investasi yang tidak membutuhkan waktu lama dan waktunya kurang dari satu tahun. Investasi yang seperti ini sangat cocok untuk kamu sebagai pemula yang membutuhkan pelajaran ataupun pengalaman untuk mengenal lebih dalam mengenai investasi.

Sekarang Kita bahas yuk 4 jenis investasi jangka pendek yang cocok untuk pemula.

{tocify} $title={Daftar Isi}

Investasi Jangka Pendek

1. Tabungan

Berbicara mengenai investasi tentunya tidak akan bisa terlepas dari tabungan. Produk tabungan bank ini merupakan salah satu investasi jangka pendek yang bisa jadi pilihan kamu, karena investasi ini cara yang cukup mudah dan efisien untuk menginvestasikan uang kamu. Siapapun bisa melakukan investasi ini mulai dari dewasa ataupun yang masih remaja. Selain kemudahannya dengan produk tabungan bank ini juga bisa kamu tarik kapanpun melalui ATM.

Namun, dari segi keuntungan persentase bunganya sangat kecil. Untungnya menggunakan investasi ini kamu tidak memiliki kewajiban untuk menyetorkan dana pada setiap waktunya. Jadi jika kamu sudah membuka tabungan kamu bebas mengisi saldo rekening kapanpun sesuai dengan keinginan kamu.

2. Deposito

Deposito adalah suatu produk yang biasa dimiliki oleh suatu perbankan yang tujuannya untuk membantu para nasabah untuk menyimpan dananya dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan beberapa ketentuan. Deposito juga bisa dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang sudah disepakati oleh nasabah dan perbankan, seperti 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan sampai 12 bulan. Jika kamu mencairkan sebelum jatuh tempo maka ada risiko terkena penalti atau denda yang harus kamu bayarkan.

Untuk memulainya, deposito membutuhkan dana minimal Rp 5.000.000,-, dengan suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan. Suku bunga deposito sendiri berada di angka 4-8%. Semakin lama jangka waktu yang dipilih, bunga yang diberikan juga akan semakin besar. Deposito lebih aman karena tidak memiliki risiko kerugian. Kemungkinan terburuknya hanya bunga yang bisa menurun atau lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi.

3. Saham

Saham merupakan bukti kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Saham baru-baru ini menjadi investasi yang mulai banyak digunakan orang-orang.

Jika kamu memiliki saham, secara langsung kamu bisa dikatakan sebagai pemilik perusahaan, tetapi tergantung seberapa besar saham yang kamu miliki untuk perusahaan tersebut. Bentuk dari saham sendiri berupa selembar kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan yang menyatakan jika pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan dengan porsi berapa persen.

Apabila perusahaan dalam kondisi baik dan meningkat maka nilai dari saham tersebut akan meningkat. Karena itu investasi ini daya tariknya cukup tinggi.

4. Reksadana

Reksadana adalah sebuah wadah dan pola pengelolaan dana maupun modal bagi para sekumpulan investor yang ingin berinvestasi dalam instrumen investasi yang tersedia di pasar modal dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana tersebut juga akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan ke dalam portofolio investasi, seperti saham, obligasi, pasar uang dan lainnya.

Reksadana ini juga memiliki sebuah cara untuk mereka yang ingin melakukan diversifikasi investasi dengan memecahnya ke beberapa instrumen. Seperti contoh, reksa dana saham. Investasi jenis satu ini harus ditanamkan ke beberapa perusahaan, tidak cukup hanya untuk perusahaan.

Hal ini akan berbanding dengan bunga yang kamu terima, karena apabila terjadi penurunan saham pada satu perusahaan, maka setidaknya tidak seluruh investasimu akan merugi. Bukan tidak mungkin malah dengan saat bersamaan nilai saham perusahaan malah naik.

Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!

Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.

Kupon Akseleran
Kupon Kode Promo

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan atau pinjaman langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email cs@akseleran.co.id
{leftSidebar}